Hidup itu seperti Game





Gak ada pilihan lain selain maju dan hadapi. Boleh berhenti sejenak, boleh istirahat, boleh jalan pelan-pelan, tapi tidak boleh mundur. Karena ketika kamu mundur, kamu justru akan jatuh dan semua beban yang kamu pikul akan semakin kacau berserakan di mana-mana, akan sangat sulit lagi bagi kamu untuk atur kembali.

Hidup itu seperti game yang semakin naik level, semakin susah dan semakin banyak pula tantangannya. Ketika kamu merasa kok ujian gak selesai-selesai malah ditambah ujian lain sih, kok yang mudah saja belum dilalui malah muncul  masalah yang lebih susah nih, kok begini, kok begitu. Jawabannya adalah karena kamu memang sudah masuk ke level itu, kamu sudah terlalu hebat untuk level yang ringan-ringan. Maka beruntunglah kamu masuk ke level berat ini.

Gak ada jaminannya kamu akan menyelesaikan dengan cepat, gak ada jaminannya kamu akan menguasai semua tantangannya, gak ada jaminannya kamu melewati semua itu tanpa harus mengulangnya kembali. Tapi kamu dibekali”nyawa” dan “senjata” untuk kamu gunakan sebaik mungkin. Nyawa itu adalah harapanmu dan senjata itu adalah pengetahuanmu, pengetahuan mu tentang apapun di muka bumi, tentang bagaimana harus bersikap, tentang bagaimana memperjuangkan, tentang bagaimana harus tetap berdiri, tentang bagaimana bertahan hidup.

Ketika kamu lolos dalam level ini, pasti kamu dapat hadiah yang sangat luar biasa dan kamu akan dapat “nyawa” dan “senjata” lagi untuk kamu gunakan di level selanjutnya. Jadi tetaplah berjalan ke depan meski beban di punggungmu sangat berat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Proses

Hal-hal yang akan kamu sadari ketika beranjak dewasa

Ketika kamu berubah